Filosofi Ki Hajar Dewantara Modul 1.1 Pendidikan Guru Penggerak A.7





Ki Hajar Dewantara adalah bapak Pendidikan Nasional, yang memiliki filosofi pendidikan yang berpusat dan memerdekakan murid, dengan semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo,Ing Madyo Mangun Karsa,Tut Wuri Handayani. Menurut Ki Hajar Dewantara, Pengajaran adalah salah satu bagian dari pendidikan, yang menyampaikan ilmu atau manfaat bagi hidup anak secara lahir maupun batin. Sedangkan Pendidikan merupakan tuntunan dalam hidup tumbuhnya murid, tempat menabur benih-benih kebudayaan yang hidup dalam masyarakat. Jadi,mendidik menuntun segala kodrat yang ada pada murid, agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan. Akan tetapi, dengan adanya perkembangan zaman pendidikan masa kini secara khusus pada SMP N.1 Waingapu,filosofi Ki Hajar Dewantara belum dilakukan secara optimal.Proses pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center),murid belum merdeka dalam melakukan proses perkembangannya secara spiritual, emosional dan intelektual.

Saya sebagai guru, pada awalnya belum mengoptimalkan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Terkadang proses pembelajaran masih berpusat pada guru,saya sering memberikan catatan atau ringkasan agar dipelajari oleh murid,penggunaan alat peraga(media pembelajaran) kurang optimal,saya beranggapan bahwa sumber belajar hanya berasal dari guru maupun buku.Namun berjalannya waktu  dan perkembangan zaman, saya belajar dan menyadari bahwa pemikiran Ki Hajar dewantara sangat penting bagi perkembangan murid dan harus dilakukan secara optimal.Dimana,saya melakukan  proses pembelajaran berpusat pada murid (student center),dan guru sebagai fasilitator dengan memberikan kebebasan kepada murid untuk berkarya,melakukan inovasi,belajar dengan cara mereka sendiri,berkreasi, bereksplorasi, berpikir kritis dan berkolaborasi,menggunakan media pembelajaran yang menarik dan kreatif,serta memberikan kebebasan kepada murid untuk mencari sumber belajar dari internet,buku,maupun lingkungan sekitar.Sebagai guru,saya mampu mengenal karakteristik murid yang berbeda dan unik,memiliki empati,integritas,dan menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan murid,lebih mengenal dan memahami kebutuhan belajar mereka,sehingga proses perkembangan murid secara spiritual,emosi dan intelektual dapat berjalan dengan baik.

Harapan saya setelah belajar dari modul ini, saya tetap menjunjung tinggi filosofi Ki Hajar Dewantara dan semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo,Ing Madyo Mangun Karsa,Tut Wuri Handayani,ingin menjadi pemimpin pembelajar sepanjang hayat yang lebih baik, bermanfaat bagi orang lain secara khusus bagi murid,melakukan transformasi pendidikan,dan mampu mengimbaskan kepada murid, rekan guru,kepala sekolah maupun pihak yang terkait dalam dunia pendidikan. Dan harapan saya,murid mampu menjadi pribadi yang luar biasa,mampu menjunjung tinggi semboyan  Ing Ngarso Sung Tulodo,Ing Madyo Mangun Karsa,Tut Wuri Handayani sehingga bermakna bagi orang lain yang merdeka bersandar pada kekuatannya sendiri baik secara lahir maupun batin,serta mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

Kegiatan,materi,manfaat yang saya harapkan dari modul ini yaitu Filosofi Ki Hajar Dewantara sangat bermanfaat bagi pendidikan murid  masa kini,dan saya berharap Filosofi ini akan terus menjadi dasar dan inspirasi bagi pendidikan masa kini dan masa depan.

 


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog